Rabu, 17 Mei 2017

Standar dan kode Perancangan



Untuk menjamin kualitas dan keamanan hasil rancangan maka standar dan kode perancangan sangat diperlukan dalam dunia modern. Banyak organisasi keinsinyuran yang sering disebut “engineering society”, organisasi pemerintah, dan perusahaan swasta telah mengembangkan “Design Code” untuk peracangan dalam bidang tertentu. Misalnya ASME telah mengembangkan Code untuk perancangan pressure vessel, sistem perpipaan, dll.
Kode perancangan adalah suatu “set of specification” untuk analisis, design, manufacturing, dan konstruksi suatu produk engineering pada bidang tertentu. Tujuan dari Kode adalah untuk menghasilkan rancangan yang dapat mencapai faktor keamanan, efisiensi, dan performance atau kualitas pada tingkat tertentu.

Selasa, 21 Maret 2017

Mekanika Patah


Wikipedia

Mekanika patah menyajikan studi struktural yang memandang perambatan retak sebagai fungsi beban kerja. Retak adalah cacat mikroskopik yang secara normal muncul pada permukaan atau bagian dalam material. Tidak ada material atau proses manufaktur yang menghasilkan struktur kristal yang bebas cacat (selalu terdapat cacat mikro).

Perambatan retak memerlukan tegangan yang lebih kecil dibandingkan untuk inisiasi retak. Pada tegangan kerja, retak bergerak mudah disepanjang material,menyebabkan slip pada bidang geraknya. Pada lokasi ini lebih mudah terjadi kerusakan. Perambatan ini dapat dicegah dengan adanya diskontinuitas pada material.

Kegagalan patah terjadi patah level tegangan dibawah tegangan luluh material solid. Mekanika patah memfokuskan pada panjang retak yang kritis yang menyebabkan elemen gagal. Pengawasan terhadap patah terbagi atas menjaga tegangan nominal dan menjaga ukuran retak agar dibawah level kritis untuk material yang telah digunakan pada elemen mesin

Kamis, 02 Februari 2017

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengeringan



Faktor-faktor yang mempengaruhi pengeringan ada dua golongan, yaitu faktor yang berhubungan dengan udara pengering dan faktor yang berhubungan dengan sifat bahan yang dikeringkan. Faktor-faktor yang termasuk golongan pertama adalah suhu, kecepatan volumetrik aliran udara pengering dan kelembaban udara.
a)                  Luas Permukaan
Air menguap melalui permukaan bahan, sedangkan air yang ada dibagian tengah akan merembes kebagian permukaan dan kemudian menguap. Untuk mempercepat pengeringan umumnya bahan yang akan dikeringkan dipotong-potong atau dihaluskan terlebih dahulu. Hal ini terjadi karena :
1        Pemotongan atau penghalusan tersebut akan memperluas permukaan bahan dan permukaan yang luas dapat berhubungan dengan medium pemanasan sehingga air mudah keluar.
2        Partikel-partikel kecil atau pun lapisan yang tipis mengurangi jarak dimana panas harus bergerak sampai ke pusat bahan. 

Sabtu, 23 Juli 2016

Tungu Arang Batok kelapa

Pembuatan arang batok kelapa bisa dilakukan dengan dua cara yaitu :
1. Pembakaran Langsung
2. pembakaran Tidak langsung

  • Cara Pembakaran Langsung
Batok kelapa dimasukkan kedalam drum/wadah. sebaiknya batok kelapa yang sudah kering yang dimasukkan, cara pembakarannnya dibakar sedikit demi sedikit sambil ditambah, kalau api sudah kelihatan dan tumpukan sudah sampai diatas baru ditutup, dibiarkan selama lebih kurang 4 jam baru dikeluarkan, kelebihan pembakaran batok secara langsung ini prosesnya bisa berlangsung cepat dan tidak ada biaya tambahan lain, kekuranggannya rasio antara batok kelapa dengan arang berkisar antara 1 ;3.5 sampai dengan 1 : 4. dan banyaknya abu didasar drum.